Advertising, Inspirasi
Change your Mind, Change your Habit

changers

Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
QS. Ar Ra’du : 11

Re-Thinking
Sulit! Satu kata yang tepat untuk menggambarkan usaha kita merubah kebiasaan yang sudah mengakar dan mendarah daging, terlepas dari nilai positif atau negatif nya. Secara umum, seseorang merasa kesulitan ketika harus melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukannya. Mengapa? Karena sudah nyaman dengan yang biasa dilakukan, senyaman-nyamannya!

Perumpamaannya, “seseorang tidak akan pernah beranjak dari tempat duduknya karena kursi yang empuk, ditemani persediaan makanan yang lezat nan berlimpah serta secangkir kopi branded yang nikmat, sambil dimanjakan perangkat gadget yang canggih dan lengkap”

Ketika kita dipaksa dan terpaksa beranjak dari kursi itu, maka diperlukan perjuangan untuk bisa keluar dari zona nyaman tersebut. Merubah kebiasaan memerlukan katalisator yang diawali dengan pemikiran atau pemahaman seseorang terhadap sesuatu.

Misalnya seorang laki-laki yang sedang dilanda virus merah jambu dengan seorang wanita. Maka apa saja permintaan si wanita,ia akan berupaya memenuhi dengan sekuat tenaga hingga tetes darah penghabisan walaupun permintaannya tidak masuk akal.

Bagi kebanyakan orang, keluar dari zona nyaman bukanlah perkara mudah. Hanya orang-orang tertentu saja yang berhasil menjadikan perubahan itu menjadi habit. Lantas, bagaimana memulainya?

Change Your Mind!

Mempertahankan kebiasan dan pendapat kita yang sudah mengakar tidaklah mudah. Menganggap pendapat sendiri benar sedangkan selainnya salah, memerlukan keberanian dan kesungguhan untuk merubahnya. Salah satunya melalui diskusi untuk memperbaiki mind set kita terhadap sesuatu.

Keterlibatan aktif dalam diskusi akan mampu memberikan referensi bagi pemikiran dan pemahaman atas berbagai hal.

Suasana kampus tidak melulu membahas seputar masalah update kondisi komunikasi namun menjadi obrolan lebih dalam mengenai bagaimana menciptakan konten kreatif yang akan mengisi ruang-ruang ide dalam berkarya, saat dosen dan mahasiswanya dengan penuh kesadaran aktif untuk mengikuti seminar sebagai sarana upgrading.

Demikian juga dengan suasana di creative agency. Owner atau jajaran pimpinan bersama karyawan harus pandai-pandai bersinergi untuk saling menyampaikan pendapat dan pemikiran terbaru yang diperoleh dari forum-forum kreatif maupun dari “pergaulan bebas” di internet, sehingga tidak terjadi kesenjangan pemahaman antar lini perusahaan.

Re-Charging
Revolusi pemikiran hasil dari serapan berbagai informasi akan ditransformasikan oleh kreator menjadi pemahaman (mafhum) untuk menghasilkan pemikiran yang baru-menggantikan pemikiran lama.

Stay Foolish…
Stay Hungry….

Ungkapan Steve Jobs tersebut menggambarkan pentingnya memperbarui informasi untuk mendukung revolusi pemikiran. Merasa bodoh agar senantiasa belajar dan merasa lapar untuk terus bekerja keras sampai hayat menutup mata.

Pemikiran tersebut kemudian akan sangat berpengaruh terhadap perubahan tingkah laku, meskipun tidak secepat dan semudah membalikkan telapak tangan, butuh kesabaran dan proses.

COOLaboration

Menghadapi MEA 2015 (Masyarakat Ekonomi Asia 2015) dimana diberlakukan pasar bebas baik produk maupun jasa. Maka Indonesia pasti akan dilibas apabila tidak menyiapkannya sedari dini. Pentingnya kerjasama antar perusahaan untuk menghasilkan karya-karya yang hebat sudah selayaknya menjadi agenda utama. Menjadikan nilai lebih sebuah produk karena sentuhan yang bernilai oleh para seniman/ desainer. Menjadikan sebuah brand lokal yang mempunyai nilai jual yang tidak sekedar “laku” di pasaran karena memang pasar membutuhkan, tetapi lebih pada brand yang menandai jaman, brand yang membanggakan negeri ini karena menghasilkan banyak manfaat.

Memang butuh keseriusan seluruh pihak untuk menggarapnya. Pinasthika sebagai ajang creativestival pertama yang mengkolaborasikan segala bidang di industri kreatif dalam satu event adalah pemantik. Peran yang lebih penting lagi adalah Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang berfungsi sebagai “Imam” dengan kemampuan dan kekuatan jaringan serta kebijakan yang tertuang dalam peraturan perundang-undangannya. Berikutnya adalah kesadaran masyarakat untuk terlibat langsung dengan memberikan apresiasi melalui aksi membeli.

Sudah menjadi khitohnya… kreator-kreator bangsa ini berkolaborasi. Saatnya buang ego dan memikirkan kepentingan diri sendiri. Ubah mindset kita dan ubah cara berkarya kita. Karya bersama akan menjadikan kekuatan kreatif bangsa ini tak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri bahkan juga diakui dunia. Saatnya hadapi tantangan MEA yang sudah didepan mata. Akankah kita masih bekerja sendiri untuk menghadapinya?

Andika Dwijatmiko
CEO Syafa’at Marcomm (Agency Partner Pinasthika 2013, 2014)
Creative Progam Pinasthika 2014
Kabid Pendidikan & Litbang P3i DIY

*)Dimuat dalam Katalog Pinasthika Creativestival 2014. Taman Budaya Yogyakarta 31 Okt-1 Nov 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>