Business Tips
Service Excellence

service excellence

Karena yang biasa bantu-bantu urusan rumah sedang sakit, beberapa hari lalu kepaksa deh bantuin istri nganter cucian ke laundry langganan. Setibanya didepan kios, si Empunya laundry bilang kalau sudah dua hari ini tutup (ditandai tulisan “dikontrakkan” di bibir pintu kios).

“Sepi Pak sekarang… nggak kuat bayarin tenaga yang bantuin… selain itu banyak saingan, pelanggan tentu milih yang paling dekat dengan rumahnya”

Sesampai dirumah anak saya bilang, “Disana aja bi… pinggir jalan deket masjid ada kios laundry baru, ada gambarnya mbak-mbak lucu… coba ajaaaaa…”

Karena yang bilang anak saya satu-satunya yaudah langsung meluncurrrr. Setibanya di kios landry baru itu suasana sangat berbeda dengan kios langganan yang baru saja tutup. Tampak jauh lebih bersih, rapi, desain ruang digarap lebih serius, disana sini tertempel poster-poster lucu, dan pelayanannya pun ramah.

“Silahkan bapak, mau mencucikan lengkap, atau seterika saja?”

“Komplit mbak… berapa hari jadi?”

“Sabtu bapak…”

“Bisa nggak Sabtunya pagi… soalnya siangnya mau dipakai!”

“Kalau mau cepet ada pilihan yang kilat bapak… lebih baik ambil yang ini… karena nanti sore bisa diambil”

“Bener nih mbak… sekarang sudah siang lho…”

“Iya pak… jam 18.00 sudah siap tinggal ambil. Pewanginya silahkan pilih pak… ada disitu… bisa dicoba dicium baunya… tinggal pilih cocok yang mana…”

Dari obrolan diatas cukuplah untuk mengatakan bahwa langganan saya dahulu, sangat jauh… baik dari sisi pelayanannya, fasilitasnya, bahkan dari harganya… jadi, pantaslah kalau sekarang tutup karena pelangannya pada kabuuurrr….

Saya jadi ingat pelajaran sederhana mengenai beda Blue Ocean vs Red Ocean dari seorang teman. Titik paling krusial ketika memilih ide untuk usaha ternyata terletak pada  pilihan, apakah usaha kita ini memiliki differensiasi sehingga masuk kategori Blue Ocean? Bisnis yang berbeda walaupun corenya sama dengan yang lainnya. Atau kita memilih Red Ocean yang harus siap sedia bertanding untuk selalu berinovasi dan tak pernah henti untuk melakukan perubahan-perubahan layanan maupun program. Seperti contoh diatas adalah kategori pilihan Red Ocean, dimana semua orang sekarang memilih bisnis laundry karena dipandang membutuhkan modal yang tidak banyak dengan hasil yang lumayan, atau bisnis counter handphone, adalah pilihan beresiko karena hampir disetiap sudut jalan ada kios jenis ini. Maka apa yang harus dilakukan apabila pilihan ada di Red Ocean? Paling tidak ada 6 poin penting apabila banyak orang telah memilih bisnis yang sama.

1. Buat brand name yang unik dan menarik. Setidak-tidaknya beda jauh dengan competitor.

2. Utamakan kreatifitas dalam layanan, (kalau ‘jasa’ berikan service excellence yang berbeda dengan competitor-kalau perlu survey pasar terlebih dahulu, untuk ‘produk’ berikan kualitas produknya yang memang sudah bagus sejak awal jangan dikurangi kualitasnya ketika sudah mulai laku)

3. Istiqomah dalam menjalankannya. Tidak setiap waktu atau setiap hari bisnis kita selalu lancar tentu ada hari atau waktu yang kadang sepi sehingga perlu ada jalan keluar dengan menggunakan pendekatan brand activation (kalau perlu) atau acara lain yang bermanfaat. Sabar dalam menjalankannya dan tidak patah semangat.

4. Networking. Kadang kita tidak tahu, mendapatkan pelanggan dari mana. Tetapi hasil survey dimana saja bahwa aspek sillah ukhuwah bisa jadi awal mendapatkan pelanggan baru, rizki yang tak terduga. Maka rajinlah kita ‘kongkow’ dengan teman-teman seperjuangan!

5. Menjaganya dengan ‘repeat order’. Ukuran keberhasilan bisnis kita kadang dengan sederhana adalah melihat apakah pelanggan kita kembali lagi ke kita atau tidak. Apabila tidak kembali tanyakan kepadanya mengapa? Apakah ada pelayanan kita selama ini yang kurang baik, mintalah evaluasi dan meminta maaf. Kadang repeat order tidak terjadi tetapi hubungan dengan pelanggan tetap terjalin itu lebih penting daripada membiarkannya menjadi seperti penyakit yang akhirnya menggerogoti usaha kita kedepan. Hubungan yang baik itu akan membawa investasi masa depan bahkan ketika kita telah berganti usaha/bisnis.

6. Tetap yakin bahwa rizki hanya milik Allah, selalu meminta kepadaNya sang Maha Kaya dengan menjalankan segala kewajiban dan menjauhi larangn-laranganNya.

Demikian, selamat mencoba! Ada yang ingin menambahkan poin-poinnya? Silahkan biar rame….

4 Responses to Service Excellence

  1. Pingback: Angry Birds Space

  2. Pingback: Click

  3. Pingback: Click

  4. Pingback: Click

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>