Integrated Marketing Communication
IMC

IMC

14 Januari 2012 lalu diadakan sebuah sarasehan sederhana membahas IMC (Integrated Marketing Communication). Diadakan oleh Prodi DKV ISI dengan penanggung jawab acaranya mas FX. Widyatmoko. Pembicaranya adalah pak Agus Putranto dan saya. Yang menarik dari acara ini adalah sesi tanya jawab, saat itu ada dua penanya (seingat saya) dengan pertanyaan berikut:

Mengapa IMC itu dianggap penting?

Pertanyaan ini sederhana dan cukup menggelitik telinga saya, karena sepanjang tiga jam itu saya dan pak Agus sebetulnya telah berbicara panjang lebar. Tapi tetap saya jawab saja. Jawaban saya begini…. IMC yang kepanjangannya saja Integrated Marketing Communication, tentu saja memiliki tujuan agar komunikasi pemasaran itu dilakukan secara terpadu/ terintegrasi. Sehingga aspek-aspek PR Plan, Advertising Plan, Promotion tools Plan, Event Plan, dll., dapat terselenggara dengan baik, tidak berdiri sendiri. Efek yang muncul ketika sebuah perencanaan marketing tidak ada benang merah satu dengan yang lainnya maka tidak memunculkan Market Share bagus apalagi kalau berbicara Brand Image…. maka jauh panggang dari api. So, IMC sangat penting! Apalagi kalau dipahami didunia pendidikan khususnya Komunikasi dan DKV (Desain Komunikasi Visual)

Trought the Line (TTL) sebagai istilah baru yang menekankan inovasi kreatif dalam mempersuasi pasar. Apakah harus dengan pendekatan sosial media?

Pensikapan kita mestinya sama dengan media-media lainnya. Ide Kreatif! Sebaiknya selalu dikedepankan sebagai panglima. Sebagai hasil dari penelaahan data produk barang ataupun jasa, riset, analisa, memahami fakta, memahami target audience (TA), menemukan insight, sehingga tercipta what to say dan how to say yang menggebrak. Penentuan media adalah sebagai side effect dari consumer journey yang mampu ditemukan lewat point of contact. So… apakah dengan menggunakan social media ataupun bukan, tergantung penemuan point of contact yang didapat dari keseharian TA. Memang era kekinian memaksa kita untuk berfikir keras untuk mencapai derajad ide yang lebih kompleks untuk mampu memberikan solusinya. Karena terbukti TA memang selalu bertemu dengan media-media yang muncul dari internet termasuk sosial media disebabkan keseharian berada didepan komputer dan gadget yang selalu online internet.

Kalau kedepan bisa jadi iklan TV hilang karena telah tergantikan oleh media lain, kemudian majalah/ tabloid tergantikan dengan media digital. Termasuk peluang promosi konsumen telah terpuaskan dengan berjualan di Facebook, twitter, dll. Melalui ‘word of mouth’. Untuk apa prodi DKV, untuk apa mengajar?

Pemasaran yang dilakukan oleh ‘mesin’ dengan bantuan alat seperti facebook, twitter ataupun website memang cukup efektif untuk mendapatkan pasar. Terbukti dengan meningkatnya penjualan. Tapi perlu diingat, penggunaan social media sebagai alat marketing tanpa didukung dengan ide yang brilliant tidak akan mampu mendapatkan mind share dan brand image yang bertenaga. Contohnya adalah brand-brand besar. Apakah kita pernah melihat mereka berhenti melakukan aktifitas branding? Tentu tidak! Brand mereka menancap kuat dikepala kita sekarang karena branding yang tiada henti dengan ide-ide kreatifnya yang luarbiasa… terus menerus sehingga tidak hanya mampu membangun brand awareness diawalnya namun mampu meningkatkan market share termasuk mind share dan brand image yang sangat bertenaga. Sehingga apabila ada pertanyaan ditujukan kepada Anda, sepatu apa yang menurut Anda keren? Atau pasta gigi favorit yang mengandung fluoride apa yang Anda gunakan sehari-hari? Atau… menurut Anda mobil apa yang lajunya paling cepat? Maka Anda akan mudah menyebutkan minimal satu merk tanpa kesulitan.

Jadi, apakah pendidikan DKV itu masih dirasa penting atau tidak kita juga mudah menjawabnya.

Tetap semangat!

Posternya bisa dilihat disini

http://2.bp.blogspot.com/-yclBNy9vscM/Tw-n8koaWkI/AAAAAAAAAfk/vM60R1sYAGU/s1600/post.jpg

4 Responses to IMC

  1. Pingback: Belanja kosmetik Online

  2. Pingback: plus500

  3. Pingback: {click here

  4. Pingback: pengobatan alternatif kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>